September 30, 2017

Posted by Hanif Azhar Posted on 5:16 PM | No comments

KONFIRMASI: 7 Hal Langka Dalam Ibadah Haji 2017

Ketika saya masih di Mecca untuk melaksanakan ibadah haji, saya sempat mendapat mesej dari beberapa teman dan membagi link sebuah berita dengan judul bombastis, "7 HAL LANGKA YANG AKAN TERJADI DI HAJI 2017". Biasa, clickbait!
Baca https://haji.okezone.com/read/2017/07/22/398/1741903/7-hal-langka-yang-akan-terjadi-pada-haji-2017
Saya coba konfirmasi sesuai dengan realita dan pengalaman selama saya di Saudi musim panas lalu ya! Menurut berita tersebut, tujuh hal itu adalah:

Haji Akbar
Puncak haji tahun ini jatuh pada 1 September 2017, yakni tepat pada hari Jumat. Hal itulah yang disebut dengan Haji Akbar. Tidak semua pelaksanaan haji setiap tahun jatuh pada hari Jumat.
Hmmm, menurut diskusi dari berbagai pakar ilmu Fiqih dalam tim haji saya, memang ada yang beranggapan bahwa Haji Akbar adalah ketika puncaknya hari Jumat. Ada yang berasumsi puncaknya adalah ketika wukuf di Arafah (9 Dzulhijjah), ada pula yang beranggapan ketika Hari Raya Idul Adha (10 Dzulhijjah). Namun, dari berbagai macam dalil yang saya pelajari, saya dapat menyimpulkan bahwa setiap haji adalah HAJI AKBAR! kalau haji kecil, ya UMRAH! hahahaha bisa aja nih debat. cek juga link berikut untuk memahami determinasi tentang Haji Akbar! http://www.kabarmakkah.com/2014/08/haji-akbar.html 
So, BENAR! Ibadah Haji kali ini memang HAJI AKBAR! Begitu pula haji-haji sebelum dan sesudahnya, hehe.


Hari Kemerdekaan
Para jamaah Indonesia gelombang pertama akan merasakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang jatuh pada 17 Agustus 2017. Rencananya, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Indonesia akan melakukan upacara bendera di Tanah Suci.
Yuhu! bener banget nih! Saya juga berangkat dari Manchester, United Kingdom tepat pada 17 Agustus 2017, sampai di tanah suci menjelang Maghrib! Sesuatu banget dah! nano-nano rasanya melihat ka'bah pertama kali pas dengan hari kemerdekaan Indonesia #halah Setidaknya kalau suatu saat ditanya ama teman atau keluarga, kapan pertama kali berkunjung ke Baitullah? jawabannya uda hafal di luar kepala, 17 AGUSTUS! YEAY!

Puncak Musim Panas
Puncak musim panas di Arab Saudi akan berlangsung sekira bulan Agustus September. Cuaca diperkirakan hingga 52 Derajat Celsius. Jauh berbeda dengan suku di Tanah Air sekira 35-37 derajat celsius. (http://news.okezone.com/read/2017/06/15/337/1716681/heatstroke-dan-meningitis-penyakit-yang-perlu-diantisipasi-pada-pelaksanaan-haji-2017).
Hmmm, untuk point ini, saya juga dapat membenarkan infonya. Beberapa tahun terakhir (tidak hanya tahun ini), musim panas di Saudi Arabia benar-benar menyengat. Begitupun komentar dari beberapa mukimin (Orang Indo yang tinggal di Saudi), tahun ini sangat panas! Tapi entahlah, karena ini pengalaman pertama saya, jadi tidak dapat membandingkan tentang rasa #tsaah yang pasti, hari pertama saya sampai di Jeddah mengalami culture shock luar biasa, dari "summer" UK 13 C, menuju "summer" Saudi  Arabiyah 53 C.

Wajah Masjidil Haram yang Baru
Pemerintah Arab Saudi sejak 2014 melakukan renovasi perluasan Masjidil Harram. Para jamaah Haji Tahun ini akan menjadi jamaah haji pertama yang merasakan luasnya Masjidil Harram.
Alhamdulillah, bisa menjadi tamu pertama merasakan perluasan Masjidil Harram pasca perluasan. Syukur banget lho! Saya sempat tersesat malam pertama di Al-Haram. Kemudian, sekalian aja menyesatkan diri (seperti biasa, orang ilang) supaya lebih cepat hafal dan beradaptasi dengan tanah suci, tempat hidup sebulan kedepan.

Kuota Membeludak
Semenjak melakukan renovasi, Pemerintah Arab membatasi kouta haji. Namun, tahun ini kuota untuk seluruh negara berlaku normal. Pemerintah Indonesia sempat dilakukan pemangkasan hingga 20 persen atau 168.000. Namun kini kembali normal, plus mendapat tambahan kuota 10.000 jamaah, dengan total 221.000 jamaah. 
Baca: http://news.okezone.com/read/2017/06/14/337/1715577/kembali-catatkan-rekor-kuota-haji-indonesia-tahun-ini-terbanyak-di-dunia
IYA! Saya juga sempat melakukan diskusi dengan beberapa jamaah yang merupakan pemilik travel haji, maupun beberapa orang pemerintahan, termasuk KJIH Saudi Arabiyah. Mereka membenarkan info ini! tahun 2017 lagi membludaknya jamaah indonesia. OMG!

Aturan Baru Umrah dan Makkah
Pemerintah Arab Saudi melakukan perubahan kebijakan visa umrah 2017. Jika sebelumnya jamaah umrah tidak bisa masuk Arab Saudi saat masa haji selesai pada 15 Muharam, kali ini pelaksanaan ibadah umrah sudah bisa dilakukan mulai 1 Muharam. Dampak kebijakan tersebut, maka jamaah haji akan bertemu dengan jamaah umrah.
Baca : http://news.okezone.com/read/2017/06/15/337/1716775/haji-2017-kini-kloter-terakhir-akan-bertemu-dengan-jamaah-umrah
Hmmm, dari informasi yang saya dapatkan, memang benar demikian adanya. Namun realitanya, saya belum tahu. Apakah 1 Muharram sudah ada Jamaah Umrah atau belum. Saya sudah balik Indonesia duluan sih :p

Layanan di Arafah
Jamaah Indonesia akan merasakan tenda baru saat bermalam atau mabit di Arafah. Tenda baru tersebut memiliki kualitas yang dapat mengurangi rasa panas, dilengkapi berpendingin dan karpet. Di mana selama ini tenda Arafah mudah ambruk bila terkena angin dan usianya sudah 100 tahun.
Baca: http://news.okezone.com/read/2017/06/15/337/1716819/jamaah-haji-2017-akan-nikmati-tenda-baru-di-arafah-ini-penampakannya
Terkait tenda biru #eeh baru, memang benar adanya. Terjadi renovasi besar-besaran 2017 ini. Namun untuk soal rasa #tsaaah saya tidak dapat berkomentar. Entah lebih adhem atau apalah karena penambahan AC, yang pasti, Ibadah Haji itu sesuai dengan hati pelaksananya. Begitu kata orang, dan saya pun mengaminkan :D

So, dari 7 berita bombastis ini, saya dapat menyimpulkan 6 hal memang benar, namun untuk yang poin nomor 6, saya belum mencari konfirmasi kebenarannya :D Apapun itu, saya bersyukur dapat berkunjung ke Rumah Allah. Alhamdulillah! Semoga pembaca muslim segera menyusul ya! Amin







Categories:

0 comments:

Post a Comment