January 30, 2015

Posted by Hanif Azhar Posted on 10:58 AM | No comments

Sahabat Airguci


Sebagian besar orang menganggap bahwa berkirim pesan lewat kantor pos itu ketinggalan jaman, termasuk saya sendiri. Hidup di jaman digital ini membuat kita semua terlena dengan segala sesuatu yang serba instan, termasuk dalam berkirim pesan. Berbagai macam sosial media dan surat elektronik pun seakan berlomba menawarkan menu yang semakin memudahkan gaya hidup manusia. Bahkan, sampai sebelum saya bergabung dengan Gerakan Indonesia Mengajar, saya pun tidak pernah merasakan asyiknya berkirim pesan lewat kantor pos.

Beberapa bulan awal di penempatan Indonesia Mengajar, dunia serasa abu-abu. Tidak ada listrik, tidak ada air bersih, bahkan untuk mendapat sinyal pun harus stand by menuju posisi tertentu di sebuah lapangan bola volly, lebih tepatnya di bawah tiang net. Sampai pada suatu hari, saya mendapatkan paket surat pertama dari teman sesama Pengajar Muda yang sedang bertugas di belahan bumi lain Indonesia. Ah, betapa senangnya hati ini menerima bingkisan surat tersebut. Walaupun isinya hanya sekedar sapaan menanyakan kabar dan juga perkenalan sahabat pena untuk anak didik kami.

Percaya tidak percaya, saya mulai ketagihan untuk berkirim surat lewat pos. Satu demi satu surat-surat berdatangan ke Talang Airguci, Muara Enim. Saya pun dengan cepat merespon surat-surat sapaan tersebut. Ada yang berasal dari teman-teman sesama Pengajar Muda, teman-teman kuliah yang sekarang sudah menjadi profesional, teman-teman dari berbagai macam organisasi kepemudaan dan pendidikan, serta mahasiswa-mahasiswa yang sedang belajar di berbagai belahan bumi lainnya.

Untungnya, anak didikku di penempatan mengajar sangat mendukung kegiatan tersebut. Mereka juga sangat menyukai berkirim surat dengan sahabat pena di berbagai pelosok negeri maupun kakak-kakak yang ingin berbagi inspirasi dari berbagai penjuru bumi. Seminggu pun kadang sampai membalas tiga surat sekaligus. Setiap kegiatan pembelajaran hari Sabtu pun seringkali saya pakai untuk kelas kreativitas sekaligus membalas surat. Selain itu, kami juga membuat sebuah mading spesial yang berisi gambar-gambar kegiatan dan juga sahabat Airguci. Hal ini bertujuan supaya anak-anak mengetahui dan mengingat para inspirator yang turut berbagi di talang kami.


Sampai tulisan ini saya publish, sudah lebih dari 30 sahabat pena anak-anak Talang Airguci, baik itu dari berbagai pelosok Indonesia maupun dari berbagai penjuru dunia. Saya pribadi dan juga mewakili anak-anak SDN 10 Rambang kelas jauh mengucapkan terimakasih banyak atas kesediaan para sahabat talang ini untuk berbagi inspirasi. Terimakasih banyak kepada :

  1. Novia Budi Hartati, Pengajar Muda angkatan 8 Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat
  2. Doni Purnawi Hardiyanto, Pengajar Muda angkatan 8 Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat
  3. Wirda Aina, Pengajar Muda angkatan 8 Kabupaten Lebak, Banten
  4. Siti Nursari Ismarini (Riri), Pengajar Muda angkatan 8 Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat
  5. Shaskia Shinta Rialny, Pengajar Muda angkatan 8 Kabupaten Sangihe, Maluku Utara
  6. Gloria Maria Foster Pingak, Pengajar Muda angkatan 8 Kabupaten Maluku Tenggara Barat, Maluku
  7. Avina Nadhila Widarsa, Pengajar Muda angkatan 7 Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara
  8. Amrozi Mochammad, Pengajar Muda angkatan 7 Kabupaten Paser, Kalimantan Timur
  9. Abdullah Khalifah, Pengajar Muda angkatan 7 Kabupaten Paser, Kalimantan Timur
  10. Erni Yunita Sari, Pengajar Muda angkatan 8 Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat
  11. Rina Anggraini Safia, Pengajar Muda angkatan 9 Kabupaten Majene, Sulawesi Barat
  12. Dimas Sandya Prasetyo, Pengajar Muda angkatan 2 Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan
  13. Trisa Melati, Pengajar Muda angkatan 4 Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, yang menyempatkan mengirimkan kartu pos dari berbagai negara di Eropa ketika beliau sedang berkeliling Eropa tahun 2014. Mulai dari Italy, Belanda, sampai Prancis.
  14. Siti Nurul Adhimiyati, Pengajar Muda angkatan 4 Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan
  15. Syamrotun Fuadiyah, Casim, Januar Ikhsan, Prawinda Putri Anzari, dan Shofa Dzakiyah, teman-teman Pengajar Muda angkatan 8 sepenempatan di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan.
  16. Abdul Rasyid Harman, Bagas Adi Prabowo, Anna Mahsusoh, Aik Vela, Jovanni Enralin, Dita Juwitasari, Pengajar Muda angkatan 8 Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan
Teman-teman lainnya yang turut mengirimkan inspirasi dari berbagai penjuru bumi
  1. Achmad Choiruddin, Mahasiswa Pascasarjana di Universitas di Perancis, yang menyempatkan diri bercerita tentang asyiknya belajar dan berpetualang di Perancis.
  2. Hani Ramadhan, Mahasiswa Pascasarjana di Universitas di Perancis, yang mengirimkan pengalamannya selama di Jepang ketika mengikuti program pertukaran pelajar Indonesia-Jepang
  3. Nila Chyntia, Alumni universitas di Taiwan, yang bercerita tentang serunya pengalaman di Taiwan
  4. Sony Junianto, owner Makaryo Cafe, yang mengirimkan pengalamannya ketika mengikuti program Jenesys, pertukaran pelajar Indonesia-Jepang
  5. Nur Syaviqoh (viviq), Mahasiswa pascasarjana di Institut Pertanian Bogor (IPB) yang bercerita tentang metode belajar kreatif serta mengirimkan media pembelajaran IPA kreatif berupa tanaman horta, boneka lucu yang dapat tumbuh rumput-rumputan di tubuhnya.
  6. Ricky Prawira, Forum Indonesia Muda (FIM) Musi, Sumatera Selatan
  7. Ishom M. Drehem, Anindito Kusumojati, dan teman-teman Forum Indonesia Muda (FIM) Heroes, Surabaya, Jawa Timur
  8. Muhammad Sigit Susanto dan teman-teman Forum Indonesia Muda (FIM) HORE, Bogor
  9. Rekan-rekan jurnalis ITS Online, UPT Media dan Informasi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Jawa Timur
  10. Agung Rakhmad Kurniawan dan teman-teman Penyala Palembang
  11. Teman-teman Relawan Peduli Pendidikan (RPP) Palembang, Sumatera Selatan

Sekedar ucapan terimakasih tidaklah cukup untuk membalas jasa para inspirator yang turut menyebarkan inspirasi di Talang Airguci, tempat pengabdian saya selama setahun ini. Insyaallah, Tuhan akan mempermudah urusan kita apabila kita juga mempermudah urusan orang lain. Amin.

Bagi pembaca yang ingin turut serta berbagi inspirasi kepada anak-anak di pedalaman hutan Sumatera Selatan, inspirasi tersebut dapan dikirimkan melalui alamat tujuan :

Hanif Azhar (Indonesia Mengajar)
d/a Bapak Juansah, Kepala Desa Sugihan
Jl. Sugihwaras. Desa Sugihan, Kec. Rambang, Kab. Muara Enim, Sumatera Selatan
Kodepos 31173

Atau :
Hanif Azhar (Indonesia Mengajar)
PO BOX 1113, Kantor Pos Muara Enim, Sumatera Selatan

Terimakasih atas segala inspirasi dan akan terus kami tunggu inspirasi-inspirasi berikutnya.
Categories:

0 comments:

Post a Comment