May 27, 2011

Posted by Hanif Azhar Posted on 11:45 PM | No comments

PSY-WAR (part 1)



“Orang waras dalam sekumpulan orang-orang gila, maka dialah orang yang paling gila,” sebuah quotes sederhana yang menggugah dari seorang guru SMA. Pepatah ini masih melekat kuat dalam memoriku. Pepatah gila yang kevalidannya tak kan pernah terasa sampai kita menjadi korban habitat gila tersebut.

Tak bisa dipungkiri, manusia adalah makhluk sosial. Bahkan setan pun demikian. Sehingga mereka tidak bisa hidup sendirian. Mereka mencari teman untuk bersosialisasi. Bahkan mencari lawan untuk membuktikan keeksisan diri. Naudzubillah.

Tak pernah kusangka . . . akan datang sebuah masa
ketika prestasi hanya menjadi bahan caci maki
Kontribusi hanya kedok untuk mencari posisi
Integritas hanyalah sebuah mimpi

Tak pernah kuduga sebelumnya . . .
Markas para intelek penuh topeng kan merajalela
Semua kebaktian hanya untuk kepentingan belaka . . .
Apakah ini yang kalian sebut integritas, saudara ?

OK, mungkin saat ini yang bisa dilakukan hanyalah berkontribusi di lain tempat. Banyak jalan menuju Roma. Begitu pula dengan kontribusi dan pembangunan bangsaku tercinta. Kapasitas ini masih perlu di-upgrade ulang. Maaf, tapi menjauhi mungkin pilihan yang tepat untuk saat ini. hanya bisa berpesan "Orang yang kedudukannya paling buruk di sisi Allah di hari kiamat kelak ialah orang yang dijauhi orang lain karena mereka takut akan kejahatannya" (Muslim)
Categories:

0 comments:

Post a Comment